Gabungan Masyarakat dari 4 Kabupaten Papua Tengah Menuntut DPRPT dan Pemerintah Provinsi Selesaikan Tapal Batas Suku Mee dan Kamoro di Distrik Kapiraya
![]() |
| Saat masah aksi membacakan peryataan (Foto:uvuktimu 12/des/2025) |
Nabire, UVUKTIMUR.COM-Gabungan masyarakat dari empat kabupaten, yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, dan Paniai, menggelar aksi unjuk rasa menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT). Aksi ini bertujuan mendesak Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan DPRP agar segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan permasalahan tapal batas antara Suku Mee dan Suku Kamoro di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Dogiyai.
Berdasarkan pantauan uvuktimur.com pada 12 Desember 2025, massa telah berkumpul di Kios Panjang, dekat Pasar Karang, sebelum kemudian bergerak menuju Kantor DPR Papua Tengah. Dalam aspirasi mereka, ditekankan tuntutan agar Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan DPR segera menyelesaikan masalah tapal batas antara kedua suku tersebut.
1. Mendesak Lembaga DPRPT dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk segera mengambil langkah konkret dalam penyelesaian tapal batas antara Suku Mee dan Suku Kamoro.
2. Meminta Kapolda Papua Tengah untuk segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan dan kerusakan aset-aset umum.
3. Mendesak Pemerintah Daerah Kabupaten dan Provinsi untuk memfasilitasi penyelesaian masalah tapal batas.
4. Mendorong Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat pengungsi.
Beberapa poin tambahan juga telah disampaikan secara tegas kepada DPRPT.
![]() |
| Pada Saat Anggota DPRPT Menyerima Aspirasih dari Masi di depan Kantot (Foto:uvuktimu) |
Selanjutnya, aspirasi tersebut diterima oleh Anggota DPRPT untuk kemudian ditindaklanjuti dalam proses-proses berikutnya. (*)
(By Admin)



Posting Komentar untuk "Gabungan Masyarakat dari 4 Kabupaten Papua Tengah Menuntut DPRPT dan Pemerintah Provinsi Selesaikan Tapal Batas Suku Mee dan Kamoro di Distrik Kapiraya"