NABIRE, UVUKTIMUR.COM — Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos M S i meminta Kepala Suku Moni dan Kepala Suku Mee segera mengambil langkah untuk menangani kejadian pertikaian yang melibatkan oknum dari kedua kelompok tersebut di Wonoreyo, Kabupaten Nabire.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka akibat penggunaan senjata tajam, seperti pisau, parang, dan anak panah. Bupati meminta agar pihak yang diduga sebagai pelaku segera ditangkap.
Dalam sebuah klip video yang disampaikan Bupati Nabire, 17 Oktober 2026, Mesak Magai menegaskan agar Kepala Suku Moni dan Kepala Suku Mee, termasuk para tokoh masyarakat di Deiyai, Paniai, Dogiyai, dan wilayah Mapia, segera berkoordinasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Bupati juga meminta agar para pelaku segera ditangkap melalui koordinasi dengan pihak yang berwenang, khususnya aparat kepolisian.
“Jangan mengatasnamakan suku. Tangani oknumnya. Jangan sampai persoalan oknum kemudian dibawa atas nama Suku Mee atau Suku Moni,” tegas Bupati.
Menurut Bupati, persoalan tersebut harus dilihat sebagai tindakan yang dilakukan oleh oknum tertentu, bukan sebagai persoalan antara Suku Mee dan Suku Moni secara keseluruhan.
Ia berharap kedua belah pihak dapat menahan diri, menjaga situasi tetap aman, serta menyerahkan proses penanganan dan penegakan hukum kepada pihak yang berwenang.
Editor:Redaksi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar